Wisata di Rel Kereta Berbahaya


Ada-ada saja, cara orang menghibur dirinya, salah satunya adalah mengunjungi rel kereta berbahaya. Di Asia, kita bisa mendapatkan situs wisata dalam bentul rel kereta  di jalur yang mengu dang nyawa. Salah satunya adalah di pasar Maeklong Thailand. Pasar ini terletak di tengah-tengah jalur rel kreta. Benar-benar berada di tengah. Artinya ketika kereta lewat, para pegadang dan pengunjung pasar harus memberikan jalan. Yang unik, karena sudah terbiasa dengan keadaan ini, para pedagang seolah tidak merasa ini berbahaya. Kereta melintas tepat satu atau dua senti dari bakul mentimun mereka. Tiadak ada sayuran yang terlindas, maupun orang yang terluka. Para turis datang ke lokasi ini untuk menikmati sensasi yang mendebarkan “nyaris di tubruk” kereta.

Lokasi lain yang tidak kalah bikin sport jantung, ada Rel Kereta Burma. Rel Kereta yang dibangun di saat Perang Dunia ke-2 ini, dibuat dari kayu. Dan sampai sekarang masih dilintasi kereta. Sebutan lain pada jalur ini adalah “lintasan kematian.” Rel kereta di bangun di atas sungai dari tumpukan kayu yang sudah usang. Para penumpang bisa menikmati perasaan gugup dan menanti apakan kereta akan ambrol di tengah jalan. Setelah selamat melewati jalan, barulah penumpang bisa bersuka ria.

Jalur kereta Api Nepal, juga dianggap sebagai jalur berbahaya, karena kereta ditutupi manusia! Yap, saking penuhnya kereta, gerbong tidak terlihat. Masyarakat Nepal juga tergolong nekat saat naik kereta. Kereta masih jalan, mereka berebut naik.  Jalur kereta api lain yang berbahaya juga bisa ditemukan di Brazilia,  Kuranda Australia, Alasaka, dan jalur di tebing salju Swiss.  Gimana? Apakah Anda suka berpetuangan sambil memacu adrenalin? Mungkin jalur kereta berbahaya bisa menjadi salah satu tujuannya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wisata di Rel Kereta Berbahaya"

Post a Comment