“Shake Shack” Resto Burger Yang Lagi Happening di Korea




       Saat ini di Korea, tepatnya Seoul ada tempat hangout baru yang sangat dinanti-nanti. Saking diantisipasinya, pengunjung membludak bak antri sembako gratis. Resto burger itu adalah “Shake and Shack”, buka di wilayah Gangnam Seoul, Korea Selatan. Resto burger franchise Amerika Serikat itu, pertama kali membuka cabangnya di Seoul. Sebetulnya ada apa sih dengan resto ini sehingga banyak orang yang bergitu penasaran?


      Shake Shack masuk ke Korea Selatan melalui Grup SPG, sebuah perusahaan yang membawahi 43 anak perusahaan, 30 brands dan lebih dari 6.000 toko di berbagai belahan dunia. Rencananya hingga tahun 2025, akan dibuka cabang Shake and Shack hingga 25 buah di seluruh Korea Selatan. Nah, burger yang dijual di Shake Shack dipastikan bebas antibiotik. Binatang penghasil daging yang diternak dipelihara secara alami sehingga menghasilkan daging yang sehat, renyah dan lembut. Shake Shack mengambil konsep resto yang dirintis oleh Danny  Meyyer dari Union Square Hospitality Group yang berbasis di New York USA. Tidak hanya daging burger yang dijamin kemurniannya, anggur, kentang dan semua produk yang dimasak di sini juga merupakan produk organik. Di negara asalnya, Shake Shack telah berkontribusi selama 11 tahun dan berhasil mengukuhkan brand nya dalam berbagai penghargaan, seperti  Bon Appétit’s “Menduduki rangking 16 dalam 20 Restoran paling Berpengaruh di Amerika” , TIME Magazine’s “17 Restoran Paling Berpengaruh Sepanjang Masa” (rangking #7 for the ShackBurger), pada tahun 2007  meraih “Best Burger,” dan pada tahun 2014 menjadi burger terbaik dalam  Festival Beach Wine and Food Festival’s Burger Bash.
      Lihat nih, bagaimana antrian dalam video di bawah ini. Warga Seoul berbondong bondong ingin mencicipinya, sampai rela berdiri berjam jam.


Sumber foto: koreatimes.co.kr dan shakeshack.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "“Shake Shack” Resto Burger Yang Lagi Happening di Korea"

Post a Comment