Pembajakan Hak Cipta Atas Acara TV dan Drama Korea Meningkat di Asia




      Teknologi TV digital, membuat konten TV bisa nikmati dimana saja pada saat acara tersebut berlangsung di negara yang bersangkutan. Melalui Live streaming, kita bisa menikmati acara-acara di Korea pada”real time.” Di satu sisi, hal ini menambah popularitas acara TV dan Drama Korea, namun di sisi yang lain banyak orang bisa langsung membajaknya. Berdasarkan laporan yang ditulis oleh Kwak Sang Do dari Lembaga Hukum Saenuri (Anggota dewan Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga dan Turisme Nasional), didapatkan hasil bahwa dari tahun 2013 sampai Agustus 2016, pelanggaran hak cipta terhadap konten televisi Korea sebanyak 503 kasus.
      Melalui Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan  Turisme sudah melayangkan tuntutan hukum atas pelanggaran ini kepada piihak yang bersangkutan. Beberapa program yang dibajak antara lain; Stasiun TV SBS' "Remember: Son's War", Stasiun KBS' "Impertinently Go Go." 44 peringatan sudah dikirim ke Vietnam terhadap acara TV SBS  "Yukrongi Narsha." Sementara untuk Filipina, sudah dikirim 78 peringatan untuk 103 pelanggaran, termasuk pembajakan "M Countdown" dari Stasiun TV Mnet Korea.
      Juru bicara Kwak Sang Do mengatakan bahwa akibat pelanggaran ini para produser dan stasiun TV menderita. “Pelaku industri hiburan perlu bekerjasama lebih erat lagi dengan pemerintah untuk mengatasi hal ini. Bagaimana memberikan tidakan dan mengatur pasar acara TV ke luar negeri. Kita juga membutuhkan peningkatan pelayanan yang dilakukan pemerintah Korea dalam hal ini.”
       Acara TV merupakan ujung tombak dalam mencari iklan. Tidak jarang untuk mendapatkan acara TV dan drama yang bagus, produser dan stasiun TV harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Acara TV juga didukung oleh kru, teknisi dan artis-artis yang bekerjasama dengan baik. Untuk hal ini, usaha yang dilakukan tidaklah mudah. Stasiun TV dan produser sudah bekerja keras untuk mewujudkannya, sementara pihak lain bisa mengambilnya tanpa izin dan kemudian menyebarkannya sehingga mendapatkan keuntungan. Negara-negara yang melakukan pelanggaran seharusnya bisa bersikap dewasa dan menghargai hasil karya pihak lain melalui  prosedur yang semestinya.
Sumber informasi dan foto : koretimes.co.kr




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembajakan Hak Cipta Atas Acara TV dan Drama Korea Meningkat di Asia "

Post a Comment