Pengakuan Leeteuk Suju, Sempat Depresi Karena Kematian Sang Ayah



sumber: youtube; kyu pouts


         Leeteuk, leader Suju pada tanggal 24 November 2016 memberikan sepatah kata pada sebuah SMU di Kyungjoo. Pada kesempatan itu, ia mengakui bahwa sempat mengalami depresi saat ayahnya meninggal dunia. Pidato Leeteuk sangat mendalam, sehingga hadirin yang hadir ikut terbawa suasana dala acara yang bertema “Tidak ada harapan tanpa Pengampunan” tersebut.
       Saat ayah Leeteuk meninggalkan dunia untuk selama-lamanya, pria penyuka warna putih ini sedang menjalani masa wajib militer. Depresi yang diderita Leeteuk cukup berat, dan ia harus berjuang keras mengatasinya. Beruntung, rekan-rekan di kamp militer dan atasan Leeteuk terbuka untuk diskusi. “Aku amat terpukul ketika mengetahui ayah, nenek serta kakekku  meninggal dalam waktu yang bersamaan,” ujarnya.
        Pada 6 Januari 2014, pihak kepolisian mengkonfirmasi bahwa ayah, kakek dan nenek Leeteuk meninggal akibat pembunuhan dan bunuh diri. Nenek dan kakek Leeteuk yang sudah tua menderita sakit sudah cukup lama. Ayah Leteeuk satu-satunya keluarga yang mengurus mereka selama ini. Ayah Leeteuk juga menderita depresi karena melihat orangtuanya menderita karena sakit. Belum lagi hutang sejumlah 5 juta won yang dimiliki sang ayah. Akhirnya, ayahnya memutuskan untuk meninggal bersama dengan kakek dan nenek Leeteuk. Namun yang membuat Leeteuk depresi adalah pesan terakhir sanga ayah, “Apakah kamu pikir, kesuksesan yang kini kau raih hanya kerja kerasmu sendiri?”
       Memikirkan pesan itu, benar-benar membuatnya gila dan sakit-sakitan. Namun Leeteuk memutuskan untuk melanjutkan wamilnya dan menghadapi masalahnya. Usai wamil, ia langsung melunasi semua hutang ayahnya. “Aku menjual mobilku dan mengambil semua tawaran pekerjaan. Aku ingin membersihkan nama ayahku.” Dalam sebuah wawancara di stasiun TV, Leeteuk pernah menceritakan bagaimana kehidupan keluarganya yang pedih. Sejak kecil kehidupan mereka susah, ayah dan ibunya kerap bertengkar. Leeteuk mengaku sejak kecil ia takut pada ayahnya.  “Kisah yang kuceritakan ini adalah untuk menunjukkan bahwa kehidupan selebriti tidak seindah yang engkau lihat, di dalamnya juga banyak kesedihan dan air mata, seperti orang lain juga.”

sumber: youtube BBC

        Pada saat acara pemakanan berlangsung Leeteuk terlihat sangat terpukul. Member Suju ikut membantu dan hadir pada peristiwa penting itu, menemani serta memberi dukungan pada keluarga Leeteuk. Salah satu yang menguatkan Leeteuk adalah kesibukannya bekerja dan punya teman-teman yang mau berbagi untuk diajak bicara.

Sumber info: Koreaboo.com, sumber foto: Youtube; BBC dan Kyu pouts

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengakuan Leeteuk Suju, Sempat Depresi Karena Kematian Sang Ayah"

Post a Comment