Aplikasi ponsel Untuk Cek Sperma diluncurkan di Jepang



     
sumber: Recuit Lifestyle Co, asahi.com
     Kabar gembira untuk dunia kedokteran dan masyarakat yang tertarik dengan dunia kesuburan reproduksi. Kini di Jepang, sebuah aplikasi ponsel kini dikembangkan untuk mengetahui jumlah sperma yang dalam kondisi prima dan siap untuk membuahi sel telur. Terobosan ini dianggap cukup menjadi angin segar, karena bisa memotong jalur laboraturium sehingga hasil sperma yang bauk bisa segera didapat dengan biaya lebih murah.
     Pemeriksaan sel sperma adalah hal yang penting bagi pasangan yang tengah berjuang untuk mendapatkan momongan. Jutaan bahkan sampai puluhan juga uang dikeluarkan untuk berbagai macam pemeriksaan. Salah satunya pemeriksaan jumlah sel sperma maupun kondisi sperma dalam keadaan berlari cepat dan bagian yang sempurna (terdiri dari kepala dan ekor yang panjang). Kini dengan aplikasi ini, para calon ayah bisa dengan mudah bisa meningkatkan kesadaran kesuburan mereka.
       Alat yang diluncurkan pada 21 November 2016 lalu oleh “Recruit Lifestyle Co.” dilengkapi oleh lensa mikroskopis untuk ponsel pintar dan sebuah mangkuk kecil sebagai tempat sampel sperma. Sample sperma tersebut kemudian difoto menggunakan ponsel dan hasilnya akan segera dianalisis oleh aplikasi.
       Tujuan dari alat ini adalah untuk memotivasi para pria di Jepang agar lebih agresif berusaha untuk mendapatkan keturunan. Jepang merupakan negara yang jumlah penduduk usia anak-anak relatif sedikit. Para pasangan tidka terlalu semangat untuk memiliki keturunan, karena mengangap biaya hidup dan pendidikan anak sangat mahal. Jika dibiarkan seperti ini, penduduk Jepang bisa kekurangan usia produktif pada 10 -15 tahun mendatang.
        Sel sperma yang baik sangat tergantung dari kesehatan calon ayah. Jadi, misalkan hasil dari aplikasi ini menujukkan hasil sperma calon ayah dalam keadaan sedikit dan kondisinya kurang baik, diharapkan calon pasangan segera bertemu dokter dan melakukan konsultasi lebih lanjut. Masalah kesuburan pasangan memang tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi sperma ayah, calon ibu juga harus memeriksakan keadaannya sehingga bisa mendapatkan hasil maksimal.
        Alat ini dijual dengan harga  6,980 yen ($61 atau kurang dari 1 juta rupiah) dan akan segera dipaarkan melalui distributor peralatan elektronik seperti “Bic. Camera Inc.” dan”Sel Spwel” juga di “Amazon.” Menurut staf dari “Recruit Lifestyle Official,” alat ini akan membuat para calon ayah untuk bertindak lebih awal. “Alat ini akan membantu para pria untuk mengambil inisiatif sehingga merubah sikap mereka.”


Sumber informasi dan foto: Recruit Lifestyle Co asahi.com, artikel asli ditulis oleh Fumiko Kuriobayashi, asahi.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aplikasi ponsel Untuk Cek Sperma diluncurkan di Jepang"

Post a Comment