Seorang Ibu khawatirkan bayinya, setelah ASI-nya Tercampur Silikon


sumber: www.cosmeticbreastsurgeon.co.uk


     Sang ibu (identitasnya dirahasiakan) menjalani operasi implantasi payuradara lima tahun lalu, meminta pihak kementerian untuk menyelidiki masalahnya. “Kami kini tengah menggali lebih dalam apa yang menyebabkan insiden ini,” ujar perwakilan kementerian. “Secara khusus, penyelidikan difokuskan pada penyebab kebocoran, produk atau kelalaian pasien.”
      Silikon yang pecah merupakan efek samping yang umumnya terjadi pada implantasi payudara. Sekitar 3.600 kasus kerusakan silicon terjadi  selama empat tahun terakhir, 66% karena silicon pecah. Namun yang membuat pemerintah terkejut, tidak ada satupun dari kasusu tersebut yang resmi dilaporkan kepada pemerintah Korea Selatan.
    Saat diwawancara oleh Seoul Broadcasting System, pada Kamis (12/01/2017), sang ibu mengatakan bahwa ia menemukan cairan transparan, lengket yang bercampur pada ASI sekita sedang menyusui anaknya. “Ini terjadi pada musim semi lalu. Saya kemudian memeriksakan hal ini ke dokter. Menurut dokter,  dua gel silicon yang tertanam di payudara saya pecah,” ujar sang ibu. Wanita itu lalu segera memindahkan implant yang pecah itu dan memperbaiki saluran ASI nya.
     Tidak begitu jelas sudah berapa lama bayinya mengkonsumsi ASI yang berpotensi terkontaminasi itu. Dokter meyakinkan bahwa bayinya akan baik-baik saja, tetapi ibu bayi tetap merasa khawatir. “Saya khawatir akan kesehatan bayi saya,” ujarnya.  Menurut kementerian, gel silicon berisi bahan kimia polimer yang tinggi dan tidak akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, tetapi beberapa dokter meragukan hal tersebut.
Artikel asli ditulis oleh: Chung Hyun-chae, koreatimes.co.kr, sumber foto: www.cosmeticbreastsurgeon.co.uk



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Seorang Ibu khawatirkan bayinya, setelah ASI-nya Tercampur Silikon "

Post a Comment