Pekan Wisata Kuliner Halal Korea Selatan


sumber: yonhap.co.kr


     Seoul – banyak yang berharap makanan halal di Korea semakin meningkat. Industri pariwisata Korsel akhir-akhir ini menurun  akibat hubungan dengan Cina yang memburuk. Sebab itu, rendahnya wisatawan asal Cina akhir-akhir ini bisa disiasati dengan menarik wisatawan dari negera lain, terutawa dari kawasan timur tengah dan asia tenggara.  
    Untuk itu, pemerintah Korsel tengah menyiapkan berbagai kebutuhan makanan halal bagi wisatawan tersebut. Untuk menambah kenyamanan turis muslim, kami telah mempromosikan 237 restoran yang ramah muslim tahun ini. Tahun lalu jumlahnya  hanya 131 buah,” ujar Shin Min-kyu, Direktur Deputi Asia dan Timur Tengah di Organisasi Pariwisata Korea (KTO), kepada Agen berita Yonhap melalui telepon.

sumber: yonhap.co.kr

sumber: yonhap.co.kr

      Di restoran ramah muslim ini, dipastikan tidak akan menjual daging babi dan turunannya termasuk makanan non halal lain.  Halal dalam bahasa Arab artinya “sesuai syarat/hukum” atau “diizinkan.” Makanan halal disiapkan melalui serangkaian aturan sehingga seorang muslim bisa menikmatinya.
      KTO menyelenggarakan “Pekan Wisata Kuliner Halal” selama 2 bulan dan berakhir pada  31 Oktober 2017. Selain promo restaoran halal, para wisatawan juga akan mendapatkan diskon khusus. Program ini adalah kali kedua dilaksanakan setelah tahun lalu. ( sumber: yonhap.co.kr, tulisan asli oleh: Choi Kyong-ae)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pekan Wisata Kuliner Halal Korea Selatan"

Post a Comment