Pabrik Bayi di Pallawan Filipina


https://www.youtube.com/watch?v=8ipzwxXjAcA

   Filipina merupakan negara berkembang di kawasan Asia Tenggara. Sebagai negara yang belum bisa memenuhi kebutuhan negaranya sendiri, Filipina menghadapi kasus "Hamil Dini" yang cukup serius. Seperti yang dikutip dari program acara "101 East" di TV Al Jazeera, kehamilan dini merupakan masalah besar pemerintah Filipina dalam memutus rantai kemiskinan di negara itu. Pallawan, sebuah wilayah di barat Filipina, adalah daerah yang memiliki banyak wilayah kumuh. Di Pallawan, para gadis rata-rata sudah melahirkan di usia 14 tahun.

https://www.youtube.com/watch?v=8ipzwxXjAcA

   Rendahnya pendidikan seks dan komunikasi antara orang tua dan anak, menyebabkan para remaja tidak memahami etika pergaulan dengan lawan jenis. Di tengah himpitan ekonomi yang sulit, para gadis yang hamil ini harus keluar dari sekolah dan menjadi ibu di usia yang masih sangat muda. Sebagian ada yang menikah kemudian bercerai, ada pula yang tidak menikah dan tinggal bersama partner mereka. Para orangtua juga seperti tidak sanggup menangani hal ini karena menganggap bicara seks pada anak adalah hal yang tabu. Usia menikah di negeri ini terbilang muda yaitu 18 s.d 25 tahun. Di negara Imelda Marcos ini, remaja yang ingin memasang alat kontrasepsi harus berusia setidaknya 18 tahun dan harus mendapatkan persetujuan dari orangtua. Penggunaan alat kontrasepsi di kalangan masyarakat, kurang populer, karena berbagai mitos, misalnya, kalau pakai kontrasepsi akan berakibat buruk pada tubuh. Beberapa institusi keagamaan juga melarang kontrasepsi karena dianggap melanggar kodrat.

https://www.youtube.com/watch?v=8ipzwxXjAcA
    Pemerintah kota setempat bukannya tidak ingin mengedukasi warganya, tetapi karena dana yang sangat terbatasnya, pemerintah tidak bisa memberikan pelayanan maksimal. Seperti rumah bersalin yang disediakan pemerintah, tidak mampu menampung tingginya angka kelahiran bayi. Di perkirakan setiap satu menit, bayi lahir di sini. 
   Bagi remaja muda yang hamil dan tidak siap memiliki anak, mereka biasanya mengaborsi bayi mereka secara ilegal. Caranya dengan minum ramuan jamu atau pergi ke dukun urut. Praktik semacam ini sangat berbahaya dan mengancam nyawa,  sekali lagi jika sudah kejadian, pihak rumah sakit pemerintah yang kalang kabut untuk menolong jiwa pasien.
transaksi obat aborsi ilegal (https://www.youtube.com/watch?v=8ipzwxXjAcA)

   Titik terang mulai datang dari komunitas yang perhatian dengan keadaan ini. Komunitas dalam bentuk NGO (Non profit Organization), berusaha memberikan pemahaman kepada remaja konsekwensi pergaulan bebas dan hamil pada usia remaja.

Sumber foto dan info: 101 East, Al Jazeera https://www.youtube.com/watch?v=8ipzwxXjAcA

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pabrik Bayi di Pallawan Filipina"

Post a Comment